Minggu, 11 Oktober 2015

PRAKTIKUM 4 Sistem Embedded "Pembanding 10 Bit"
            Percobaan pertama yaitu membuat rangkaian Pembanding 10 Bit. Konsep dasar pembanding ini adalah dengan memanfaatkan gerbang dasar X-NOR yang akan mempunyai keluaran High bila kedua inputnya sama dan low bila kedua inputnya berbeda. Gerbang dasar X-NOR hanya dapat membandingkan data 1 bit saja dan oleh sebab itu untuk membentuk pembanding 10 bit digunakan 10 gerbang dasar X-NOR.

Gambar 4.a. Rangkaian Pembanding 10 Bit

Gambar 4.b. Proses Compiling
Selanjutnya rangkaian tersebut di-save dengan ekstensi *bdf. Kemudian buka file yang dengan ekstensi *bdf tersebut dan di-compile. Terdapat 4 proses pada compiling yang dilakukan yaitu Analysis and Sythesis, Filter, Asembler, dan Clasic Timing Analyzer.

Hasil Debugging :
Gambar 4.c. Hasil Compiling

Setelah proses debugging selesai maka akan terbuka jendela dengan ekstensi *scf. Pada jendela ini dimasukkan beberapa input dan output untuk membandingkan hasil yang didapatkan. Dapat  dilihat pada gambar diatas merupakan hasil setelah diberi input dan output.

Keluaran gerbang-gerbang dasar XNOR tersebut dimasukkan ke input gerbang dasar AND yang mempunyai 10 input, sehingga nantinya rangkaian logika keseluruhan pembanding ini hanya akan mempunyai output high jika dan hanya jika 10 bit yang dibandingkan mempunyai data yang sama.
PRAKTIKUM 3 Sistem Embedded "PENCACAH SINGKRON 10 BIT" 
            Percobaan pertama yaitu membuat rangkaian Pencacah Sinkron 10 Bit. Rangkaian ini pada dasarnya terdiri dari 10 buah flip-flop T terjajar seperti pada Register Data Pembagi yang kaki clock-nya dijadikan satu. Kaki clock yang dijadikan satu pada flip-flop pembentuk rangkaian pencacah inilah yang menjadikan rangkaian ini disebut sebagai pencacah sinkron.

Gambar 3.a. Rangkaian Pencacah Sinkron 10 Bit

Gambar 3.b. Proses Compiling
Selanjutnya rangkaian tersebut di-save dengan ekstensi *bdf. Kemudian buka file yang dengan ekstensi *bdf tersebut dan di-compile. Terdapat 4 proses pada compiling yang dilakukan yaitu Analysis and Sythesis, Filter, Asembler, dan Clasic Timing Analyzer.

Hasil Debugging :

Gambar 3.c. Hasil Compiling
Setelah proses debugging selesai maka akan terbuka jendela dengan ekstensi *scf. Pada jendela ini dimasukkan beberapa input dan output untuk membandingkan hasil yang didapatkan. Dapat  dilihat pada gambar diatas merupakan hasil setelah diberi input dan output.


Output dari flip-flop T sebelumnya diumpankan ke input flip-flop selanjutnya sehingga akan membentuk sebuah rangkaian flip-flop yang menyala dan mati bergantian secara berkesinambungan. Hal tersebut akan mengakibatkan output-output tersebut akan membentuk sederetan biner yang akan mencacah dengan output flip-flop terdepan (ditandai dengan inputnya diberi logika high) merupakan LSB (Least Significant Bit) dan output flip-flop terakhir (flip-flop yang keluarannya tidak diumpankan ke flip-flop lain) sebagai MSB (Most Significant Bit).

Laporan 2 Praktikum Sistem Embeded "Register Data Pembagi"

PRAKTIKUM 2 "Register Data Pembagi"
            Percobaan pertama yaitu membuat rangkaian Register Data Pembagi. Pada rangkaian ini terdapat beberapa komponen antara lain DFF sebanyak 10 buah, VCC sebanyak 1 buah, IINPUT sebanyak 3 buah, dan OUTPUT sebanyak 1 buah.


Gambar 2.a. Rangkaian Register Data Pembagi


Gambar 2.b. Proses Compiling
Selanjutnya rangkaian tersebut di-save dengan ekstensi *bdf. Kemudian buka file yang dengan ekstensi *bdf tersebut dan di-compile. Terdapat 4 proses pada compiling yang dilakukan yaitu Analysis and Sythesis, Filter, Asembler, dan Clasic Timing Analyzer.

Hasil Debugging :

Gambar 2.c. Hasil Compiling

Setelah proses debugging selesai maka akan terbuka jendela dengan ekstensi *scf. Pada jendela ini dimasukkan beberapa input dan output untuk membandingkan hasil yang didapatkan. Dapat  dilihat pada gambar diatas merupakan hasil setelah diberi input dan output.


Rangkaian ini berfungsi sebagai penyimpan data dari keluaran dekoder data pembagi. Register ini juga berfungsi sebagai buffer bagi data. 10 buah flip-flop D yang membentuk rangkaian ini masing-masing inputnya dihubungkan dengan keluaran data dari Dekoder Data Pembagi.

Laporan Praktikum Sistem Embeded 1 "dekoder Data Pembagi"

LAPORAN PRAKTIKUM 1  “Dekoder Data Pembagi”
PRAKTIKUM 1 Sistem Embedded 
            Percobaan pertama yaitu membuat rangkaian Dekoder Data Pembagi seperti pada gambar dibawah. Dekoder data pembagi merupakan salah satu bagian dasar pembentuk blok pembagi frekuensi. Bagian ini berfungsi untuk membangkitkan 10 bit dari 4 bit masukan yang digunakan.
Gambar 1.a. Rangkaian Dekoder Data Pembagi


Gambar 1.b. Proses Compilig
Selanjutnya rangkaian tersebut di-save dengan ekstensi *bdf. Kemudian buka file yang dengan ekstensi *bdf tersebut dan di-compile. Terdapat 4 proses pada compiling yang dilakukan yaitu Analysis and Sythesis, Filter, Asembler, dan Clasic Timing Analyzer.

Hasil Debugging :

Gambar 1.c. Hasil Compiling

Setelah proses debugging selesai maka akan terbuka jendela dengan ekstensi *scf. Pada jendela ini dimasukkan beberapa input dan output untuk membandingkan hasil yang didapatkan. Dapat  dilihat pada gambar diatas merupakan hasil setelah diberi input dan output. Gambar diatas menunjukkan nilai biner sudah sesuai dengan nilai Hexa seperti pada modul. Output yang dihasilkan adalah frek yaitu output 10 bit yang merupakan keluaran dari Dekoder data pembagi tersebut.


Pembangkitan data pembagi tersebut memanfaatkan nibble terendah dari data pembagi yang dibangkitkan. Hal tersebut dilakukan karena hanya nilai hexa terakhir saja yang berubah. Pembangkit data pembagi ini merupakan salah satu pembangkit fungsi logika sederhana.

Senin, 24 Desember 2012

Dhans_Production

For those of you who will hold an event and need a sound system as one of the supporting facilities equipment that your event runs smoothly, we also provide a variety of needs sound system and other equipment. As Speaker, Mixer, Drum, Guitar, Bass, Keyboard, Guitar amps, bass amps, keyboard amps, drum mic, wireless mic, mic cable, Mic condenser instrument mic, etc.


Skb System D&E Production


 In order to provide the needs of our speakers ranging from 1000 watts to 20,000 watts. For the needs of our Mixer supply ranging from 12 channels to 48 channels with brands such as Yamaha and Allen & Heath. We also provide various types of Mic with brands such as Shure, Sennheiser, etc..

If you would like a consultation or more of our crew is ready to assist you in serving your needs. And get all loading and setup early at no extra charge and free postage and standby operator from the beginning to the end of the show is ready to serve you. All we provide for your convenience.

contact person 
karongan jogotirto berbah sleman yogyakarta
hp: 0818264414 / 087839934799